Film ini merupakan hasil karya anak bangsa yang berhasil ditayangkan di Cannes di tahun yang sama, yaitu 1998. Disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduksi oleh Christine Hakim, Daun di atas Bantal menceritakan tentang masyarakat Indonesia yang terlupakan dan yang terpinggirkan bak debu ke ujung ranjang, menggambarkan keadaan negara pada saat
As of 2011, she has won six Citra Awards, received a lifetime achievement award from the Cinemanila International Film Festival, and served as a member of the jury at the Cannes Film Festival Hakim began branching out from acting in 1998, beginning with roles as producer of Daun di Atas Bantal and Pasir Berbisik and eventually spreading to
Daun Di Atas Bantal (Leaf on a Pillow), a gritty drama depicting the daily lives of street children in Yogyakarta, was Indonesia's submission to the Academy Awards in the Best Foreign Language Film category and also screened in the Un Certain Regard section of the 1998 Cannes Film Festival. It is still celebrated as one of the most renowned
Daun Di atas Bantal terbilang film lawas yang disutradarai Garin Nugroho. Rilis tahun 1998 diperankan oleh Christine Hakim sebagai Asih, serta tiga anak bernama Kancil, Heru, dan Sugeng yang beradu nasib dengan kerasnya hidup jalanan. Film tersebut menceritakan tentang ketiga anak jalanan yang menyambung hidup dengan menghalalkan berbagai cara.
Daun di Atas Bantal (released in English as Leaf on a Pillow) is a 1998 Indonesian film directed by Garin Nugroho. It is one of the most acclaimed films from Indonesia in recent years and was the country's proposal for an Academy Award.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay.
daun di atas bantal